Pura Uluwatu

Siapakah yang tidak mengenal Pura Uluwatu sebagai salah satu obyek wisata alam selain pantai di wilayah Bali Selatan ?, Sebuah tujuan wisata yang terkenal dengan objek wisata alam pantai berpasir putih yang mengagumkan. Puru Uluwatu sendiri lokasinya paling ujung dalam perjalanan tour ke arah Bali Selatan, sehingga di ujung perjalanan tour para wisatawan juga dapat menikmati pesona alam sunset yang dinanti-nanti. Pura Uluwatu terletak di Desa Pecatu, Kecamatan Kuta, Kabupaten Badung, Bali, sekitar 30 kilometer ke arah selatan dari kota Denpasar. Pura Uluwatu yang juga disebut Pura Luwur ini merupakan salah satu dari Pura Sad Kahyangan, yaitu salah satu dari enam Pura Kahyangan yang dianggap sebagai pilar spiritual Pulau Bali. Daya tarik objek wisata pura Uluwatu, menjadikannya sebagai tujuan wajib dikinjungi saat berlibur di pulau Bali terutama tour dengan destinasi wisata ke arah Bali Selatan. Pura Uluwatu terletak di desa Pecatu, Kuta Selatan ini menjadi bagian dari wilayah pesisir Bali Selatan yang paling diminati. Pantai di Bali Selatan selain karena alam indah juga menawarkan ombak yang tinggi dan memanjang, sehingga menjadi tempat berselancar yang memiliki tantangan lebih ekstrim, karena selain ombaknya besar juga keberadaan batu karang bukit memperlakukan keahlian lebih. Pesona alam pura Uluwatu memang sangat luar biasa, tebing-tebing karang di seputaran objek wisata Uluwatu juga menjadi tempat yang indah, menarik dan sangat sayang sekali bila melewatkannya, apalagi ketika hari mulai senja di objek wisata Uluwatu saat di mana bisa melihat keindahan panorama matahari terbenam dengan latar belakang samudera Hindia ditambah rekreasi hiburan, yakni pementasan tari Kecak menjadi suguhan sangat menarik, sehingga kesan liburan anda di objek wisata Pura Uluwatu ini semakin tidak terlupakan, membuat para wisatawan yang akan berkunjung ke tempat ini berdecak kagum selalu mengaguminya.

Tari Kecak yang dipentaskan di objek wisata Pura Uluwatu setiap pukul 18.00 menjelang sunset, tarian kecak selalu ramai dan dipenuhi oleh para wisatawan mancanegara maupun domestik. Tari Kecak Uluwatu ini dipentaskan setiap hari oleh sekitar 50-100 penari, mereka duduk melingkar menggunakan pakaian sarung warna putih dan kamben bercorak kotak hitam dan merah, bertelanjang dada menyuarakan “cak,cak” saling bersahutan dengan irama cak berbeda, sehingga menimbulkan perpaduan suara yang indah. Di kawasan objek wisata pura Uluwatu terdapat hutan kecil yang juga masih termasuk wilayah sakral pura, sehingga hutan tersebut tetap dibiarkan lestari dan tidak di eksploitasi, dihuni oleh ratusan kera atau monyet liar, monyet-monyet tersebut cenderung nakal, suka mengambil barang-barang yang dibawa pengunjung. Tidak seperti saat anda berada di monkey forest Ubud, monyet di Ubud tersebut jinak bahkan bisa berfoto bersama mereka.

Bila Anda berkunjung ke Pura Uluwatu, sebaiknya perlu berhati-hati dengan kehadiran kera, sedikit saran agar tour anda saat berkunjung ke objek wisata di Bali ini agar lebih aman; pastikan tidak membawa barang berharga, seperti kaca mata, handphone, dompet atau aksesoris lainnya serta tidak mengganggu keberadaan monyet-monyet tersebut.

About the Author